Should We Stop Complaining?


20130113-004504.jpg

Setahun yang lalu, aku iseng share quote-nya Haryanto Kandani ke Twitter. Quote-nya bertuliskan, “Hiduplah dengan penuh syukur. Berhenti mengeluh.Quote yang singkat, padat, dan kuat. Meski pendek, tapi sejenak membuat kita berpikir ke belakang akan hal yang telah dilakukan. Kita pun menjadi sadar bahwa baik secara langsung maupun tidak, kita tak jarang mengeluh. Menariknya, saat aku kembali online, ada yang merespon tweet quote tersebut dan berkata, “Mengeluh itu penting.
“Wow menarik,” ucapku. Aku pun langsung bertanya padanya, “Pentingnya apa?” Namun, sangat disayangkan ia hanya diam membisu.

Memang mengeluh itu tak penting. Tak kupungkiri, dulu pun aku sering mengeluh bila sedang dalam situasi yang tak menyenangkan. Tetapi, semakin berkurangnya masa hidup, aku tersadar mengeluh tidak ada gunanya. Sampai kini pun aku masih terus belajar untuk menguranginya. Sebab, aku mafhum mengeluh tidak akan menyelesaikan masalah. Mengeluh hanya akan memperburuk situasi, bahkan menghabiskan energi.

Contoh simpelnya adalah ketika sedang mengerjakan tugas dan kau tidak bisa mengerjakannya, lalu tanpa sadar atau mungkin dengan sadar kau mengeluh dengan berkata, “Aduh, susah banget sih.” Mari kita berpikir sejenak. 🙂 Apa dengan mengeluh seperti itu tugas kau akan selesai? Apakah dengan berkata semacam itu kesusahan yang kau alami akan terselesaikan? Apa kau akan mendapatkan solusi bila hanya dengan mengeluh? Tidak kan? Yang ada kata-kata tersebut hanya akan membuat kau berhenti mengerjakannya. Membuat kau patah arang.

Contoh lainnya yaitu terkadang kau selalu merasa hidup kau tidak lebih baik dari orang lain, sehingga membuat kau secara tak langsung berkata, “Enak ya jadi dia. Kenapa hidupku seperti ini tidak seperti dirinya.” Apa dengan mengeluh seperti itu hidup kau akan menjadi lebih baik? Tidak kan? 🙂 Yang ada hanya akan memperburuk hidup kau sendiri. Dan kau akan terus-menerus membandingkan hidup kau dengan orang lain. Jika kita bersyukur akan hidup kita, pasti kita akan merasa jauh lebih baik. Apabila kau ingin seperti orang lain, berusahalah membuat hidup kau lebih baik dari sebelumnya. Jangan hanya mengeluh. Lebih bagus lagi bila kau bisa membuat hidup kau jauh lebih baik dari hidup orang yang kau bandingkan tersebut. 😀

Kembali ke quote Haryanto Kandani. Karena mention orang tersebut, tiba-tiba aku terpikir akan dua pertanyaan yang menurutku simpel, namun perlu untuk diketahui. Pertanyaan tersebut yaitu, “Apakah mengeluh itu penting?” dan “Mengapa kita harus berhenti mengeluh?” Saking penasarannya dengan jawaban dari pertanyaan tersebut, aku pun menanyakan langsung pada yang bersangkutan.

Tak berapa lama Ia pun menjawab, “Mengeluh hanya menguras energi dan membuat kita jadi pribadi yang negatif. Hidup penuh syukur akan menarik banyak hal-hal baik dan positif dalam hidup kita.” Membaca jawabannya tersebut membuatku berpikir, “Benar juga ya. Berarti benar seperti yang kupikir sebelumnya bahwa mengeluh itu tak penting.”

Dengan terus mengeluh hanya akan membuat kita capai sendiri. Mari sama-sama kita bayangkan, jika terus mengeluh apakah situasinya akan membaik? Apa yang akan kita peroleh sehabis mengeluh? Menurutku, yang ada hanya akan memperburuk situasi. Energi yang kita gunakan untuk mengeluh bisa kita gunakan untuk hal lain yang lebih positif dan lebih penting.
Yuk mari bersama-sama kita jadikan diri kita lebih positif dan lebih baik dengan berhenti mengeluh. Bagaimana pendapat kalian mengenai hal ini? 🙂

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s