[Wisata Alam] Memanjakan Diri di Farm House Lembang


Data Tempat Wisata Alam
Nama Tempat Wisata Alam: Farm House Lembang

Alamat: Jln. Raya Lembang No. 108 Lembang, Bandung (di pinggir jalan terdapat tulisan Farm House Susu Lembang)

Jam Operasional: 09.00-21.00 WIB (weekday), 09.00-22.00 WIB (weekend)

Harga Tiket Masuk (Desember 2015): Rp 20.000,-/orang (dapat ditukar dengan susu murni atau sosis bakar)

Harga Makanan di Restoran: Rp 25.000 – Rp 150.000 (harga dapat berubah sewaktu-waktu)

Tiket Parkir: Rp 10.000,- (mobil) dan Rp 5.000,- (motor)

Telepon: 022-82782400

Masa libur panjang telah tiba. Bagi saya, hal yang paling menyenangkan ketika liburan (atau akhir pekan) tiba adalah mengunjungi tempat-tempat yang menarik dan baru. Salah satunya adalah mengunjungi tempat wisata alam baru yang saat ini sedang menjadi perbincangan khalayak ramai, Farm House Lembang. Tempat wisata baru yang terletak di daerah Lembang ini merupakan tempat rekreasi yang amat wajib dikunjungi oleh para wisatawan, baik lokal maupun domestik. Berlokasi di jalan Raya Lembang No. 108 Lembang, Bandung, Farm House Lembang mengusung tema pedesaan di Eropa. Dengan hawa yang sejuk dan suasana yang asri, Farm House Lembang mampu menyejukkan mata, hati dan pikiran para pengunjungnya.

Tempat wisata milik Perry Tristianto, yang juga pemilik dari Floating Market, Rumah Sosis, De’Ranch, dan lain-lain ini menawarkan begitu banyak pemandangan alam pedesaan yang mengagumkan. Setiap sudutnya dapat dijadikan sebagai spot untuk mengabadikan momen kebersamaan bersama kekasih, sahabat maupun keluarga. Tidak perlu khawatir bila kamu membawa keluargamu yang sudah lanjut usia karena banyak sekali tempat duduk yang disediakan di sini. Jadi, ketika lelah pun kita bisa beristirahat sejenak sebelum meng-explore lebih jauh seluruh sisi Farm House Lembang. Berikut beberapa spot yang sempat aku abadikan dalam bentuk foto:

Ketika masuk ke area Farm House Lembang, kamu akan langsung disuguhi pemandangan asri yang terdiri dari berbatuan, pohon, tanaman dan kayu yang mirip seperti batang pohon. Ini adalah salah satu spot keren untuk berfoto.

Toko Pernak-pernik.jpg

Toko Pernak-pernik

Banyak sekali pernak-pernik yang dijual di sini. Dari handuk, cardigan, sampai barang-barang yang terbuat dari kayu juga bisa kamu temukan di sini. Harga yang ditawarkan pun cukup masuk akal.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Spot-spot ini juga merupakan spot yang keren untuk mengabadikan momen kebersamaanmu bersama orang-orang terdekat.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Foto pertama dan kedua pada slideshow ini adalah view yang akan kamu nikmati sebelum sampai ke spot air terjun. Meskipun air terjun/curug ini bukan curug alami, namun terlihat begitu natural dengan perpaduan antara berbatuan dan tanaman yang menghiasinya. Air terjun yang indah ini amat sedap dipandang mata. Rasanya begitu menyegarkan.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Berjalan lurus ke depan dari tanaman kaktus ini kamu akan menemukan kandang dari beragam burung dan fauna lainnya. Ada beberapa satwa dan burung yang bisa diajak untuk berfoto.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Rumah The Hobbits adalah spot unik yang paling banyak dikunjungi dan dijadikan latar belakang untuk foto oleh para pengunjung. Karena antrenya yang cukup panjang, saya pun memutuskan untuk berfoto hanya dari tamannya saja. Teriknya cuaca membuat saya dan kedua teman saya tidak berminat untuk antre. 😀 Dua foto lainnya dalam slideshow ini adalah view yang akan kamu dapatkan di sekitar rumah The Hobbits.

Selain suka dengan konsep pedesaan di Eropa, saya juga suka dengan pengelolaan terhadap fasilitas yang ada, seperti toilet dan musala. Semua dikelola dengan baik dan sangat bersih sehingga saya merasa nyaman saat menggunakan fasilitas tersebut. Meski di beberapa spot terlihat masih dalam proses finishing bangunan, namun tidak akan membuat para pengunjung merasa kurang nyaman.

Dengan tarif tiket masuk yang cukup murah, tak heran bila dalam masa liburan seperti sekarang ini Farm House Lembang banyak dikunjungi wisatawan. Jangan sampai menghilangkan atau membuang tiket tersebut. Karena tiketnya bisa kamu tukarkan dengan susu murni beraneka rasa atau sosis bakar. Dua kali berkunjung ke sana, saya sempat mencicipi susu murni rasa stroberi, cokelat dan melon. Rasanya segar dan enak di lidah. Sosis bakarnya pun lezat sekali dan bikin ketagihan. Benar-benar perpaduan yang pas. Perut kenyang, mata puas. Farm House Lembang adalah tempat piknik yang sudah semestinya dijadikan tujuan utama ketika berwisata ke Bandung. Terlebih buat kamu yang senang berfoto.

Iklan

29 thoughts on “[Wisata Alam] Memanjakan Diri di Farm House Lembang

    • Launa Rissadia berkata:

      Lumayan jauh. Justru melewati Farm House Lembang dulu kalau mau ke Tangkuban Perahu. Karena Tangkuban Perahu itu masih di atas lagi. Rutenya pakai Google maps aja. Masih searah kalau kamu mau ke Tangkuban Perahu. Kalau dijelasin susah soalnya. Farm House tempatnya belum sampai ke atas banget kok.

  1. nisya berkata:

    Hallo2,, salam kenal.
    reviewnya inspiring banget. banyak gambarnya lagi.
    Mau tanya, kalo farm house sama taman bunga begonia itu jauh kah??
    untuk akses ke farm house ini kalo dari cipaganti travel pasteur naik apa ya??
    Lokasinya ada jalur angkutan umum ga?? atau harus naik kendaraan pribadi??

    • Launa Rissadia berkata:

      Hai, salam kenal juga. 🙂 Wah, terima kasih sekali untuk komen positifnya. 😀 Maaf sebelumnya. Aku belum pernah ke Kebun Begonia. Itu ada di jalan Maribaya, dan setahu aku Maribaya cukup jauh lokasinya dari Farm House.

      Ada angkot yang biasa ke Lembang. Farm House sendiri letaknya masih di tengah-tengah Lembang. Belum sampai ke Lembang-nya. Kalau dari Cipaganti travel Pasteur, kayaknya naik dua kali angkot, deh. Dari Cipaganti travel naik angkot Sarijadi-St. Hall dulu (angkotnya yang ke arah stasiun, ya. Bukan yang ke arah Sarijadi). Terus di stopan/setelah stopan ada angkot warna krem—angkot Lembang apa gitu aku lupa—yang ke arah PVJ. Nah, naik angkot itu kalau mau ke Lembang.

      Tapi coba cari tahu dulu, ya, Nisya. Takutnya aku salah ntar malah kesasar lagi. 😀 Aku belum pernah naik angkot ke Lembang soalnya, hehe. Semoga membantu, ya. 🙂

  2. sari berkata:

    Ka
    Saya pernah ikutin google maps tp ternyata dItipu alias bukan farmhouse ka
    Kaka pernah ikutin maps gk? Kalo pernah dr tmpt itu lgsg ke arah mana?

    • Launa Rissadia berkata:

      Wah, aku belum pernah ikutin Google Maps. Farm House tempatnya di tengah-tengah, gak sampai ke Lembang-nya. Kalau dari arah bawah (UPI), letaknya ada di sebelah kanan. Sebelum pintu masuk, di depannya ada tulisan Farm House Lembang warna putih gede banget. Urutannya tuh pintu keluar–tulisan Farm House–pintu masuk. Duh, maaf, ya. Aku lupa patokannya apa x_x

    • Launa Rissadia berkata:

      Waktu pertama ke sana saya datang pagi sekitar jam 10 sampai sana, hari Sabtu. Waktu itu nggak terlalu ramai. Mulai ramainya menjelang siang. Kalau waktu kedua kalinya, saya ke sana pas lagi musim liburan. Jadi udah kebayang dong ramainya kayak gimana? 😀 Dan waktu itu karena macet jadi nyampe sana sore; kalau nggak salah sekitar jam 14.30.

      Kalau mau prewed, kayaknya lebih baik pagi-pagi, deh. Karena pasti belum ramai dan cuacanya pun lebih enak. Tapi, coba ditanya aja ke pengurus di sana kalau mau prewed bagusnya jam berapa hehe. Siapa tahu udah ada yang pernah prewed juga di sana 😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s