[Puisi] Wanita dan Ranjang


Sumber ilustrasi: The Artitode
Sumber ilustrasi: The Artitode

Cahaya rembulan masuk dari celah jendela
yang membuat kemolekan tubuhmu
semakin menjadi-jadi. Nafsuku mendekap
punggungmu menuju titik keindahan
dua tonjolan di dada.

Jemarimu bermain dengan amat lincah
melepas kebahagiaan sekujur tubuhku.
Nafasmu yang menggiurkan telah mendobrak pagar pertahanan,
membuatku terhanyut menuju Elysium
dan merasakan keheningan lainnya.

Wanita dan ranjang
di mana ada cinta, nafsu, sentuhan, dekapan.
Keringat juga cumbu mesra;
berahi yang terbayarkan.

Nafsu adalah jalan menuju Elysium, katamu.
Kataku, cinta adalah jubah yang kita kenakan.
Sentuhan adalah rasa takjub akan kemolekan, katamu.
Kataku, dekapan adalah gerbang menuju ketenangan.

Muh. Dandy & Launa Rissadia
Malang – Bandung | 11 Oktober 2016

Iklan

Penulis: Launa

Pembaca. Peresensi Buku. Bloger Buku.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s