[Puisi] 32 Desember


Source: weheartit.com

Source: weheartit.com

letup di kelam angkasa
tebar kilau warna-warni
usailah sudah,
batinku

riuh di sesak manusia
bunyi-ucap saling sahut
redamlah duka,
pintaku

teringat katamu
bila saat ini tak bersama,
maka selamanya tanpa kita

teringat katamu
bila ada sehari tersisa,
maka besar harapan jumpa

andai akhir terhenti
di angka tiga puluh dua

PIJE & Launa Rissadia
Medan-Bandung, 25 Desember 2016

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s