Delapan Kesalahan Naskah Fiksi Pemula by @clara_ng

Credit: senjaya.net

Photo Credit: senjaya.net

Artikel ini adalah artikel yang sempat tertunda lama untuk saya tulis, he. 😀 Tadi saya iseng membuka lagi folder tip menulis yang berisikan file-file tip menulis dari berbagai sumber yang ada di netbook saya. Dulu saya memang berniat mau membaginya di sini. Ya, sekaligus sebagai back up kalau nanti file-nya tidak bisa dibuka atau saya lupa menyimpannya di mana. Jadi, saya cukup membuka blog saya saja kalau mau membacanya lagi, hehe.

Saya mendapat ilmu baru ini (kalau tidak salah) dari Twitter-nya Clara Ng, empat tahun lalu. Di Twitter saya mem-follow cukup banyak penulis Indonesia yang suka berbagi pengalaman pun ilmunya seputar dunia tulis-menulis. Nah, salah satunya adalah penulis favorit saya, Clara Ng. Di samping saya memang senang meng-copy paste-nya ke Ms. Word, kadang juga saya merangkumnya di Chirpstory saya. Ya, lagi-lagi hanya agar kelak bisa saya baca kembali.

Sebagai penulis pemula sudah tentu kita suka bingung bagaimana membuat naskah yang baik, atau kita tidak tahu di mana letak kesalahan yang ada pada naskah kita. Saya pun masih sering merasakan hal yang sama kok. Alhamdulillaah dari ilmu yang pernah dibagikan Clara Ng―juga penulis-penulis lainnya―saya bisa (terus) belajar membuat tulisan yang menarik.

Berikut delapan kesalahan naskah fiksi pemula menurut Clara Ng:

Baca lebih lanjut

Tip Menulis Simile

20130113-224100.jpg

Beberapa bulan lalu aku sudah memposting tip menulis dari Primadonna Angela yang ia bagikan saat #NulisYuk. Tip-tip tersebut diantaranya tip menghadirkan ide, tip membuat judul yang memukau, tip membuat kalimat pembuka, dan pentingnya sebuah karakter. Tip kali ini adalah mengenai simile. Tip ini sudah lama dibagikan Kak Donna di #NulisYuk di Twitternya.

Buat yang sempat terlewat, bisa membacanya di sini. 😀 Waktu dulu belum zamannya Chirpstory sehingga tak seperti sekarang yang hanya tinggal menyusun tweetnya, lalu di publish dan jadilah ikhtisarnya. Ringkasan ini aku tulis sendiri setelah menyimak #NulisYuk. Di Chirpstory-ku juga ada beberapa hal seputar penulisan dari Kak Primadonna Angela yang bisa teman-teman baca, seperti tentang detail, latihan menulis deskripsi, termasuk juga tentang feedback by Windy Ariestanty.

Tak perlu banyak basa-basi lagi, berikut tip menulis simile dari Kak Primadonna Angela yang pernah di share kan di #Nulisyuk:
1. Contoh simile: wajahmu bersinar seperti rembulan.
“Tapi menurutku simile seperti ini, membosankan,” ucap Kak Donna.

2. Ia pun melanjutkan, dalam menulis karya, simile yang tidak lazim akan membuat pembaca lebih tertarik.
Mari latihan menulis simile: ambil satu contoh barang di dekatmu, kemudian bikin similenya.
Contoh:
– Gelas
“Gelas itu seperti tubuh penari bali, meliuk dan ramping, membuat orang tergoda menyentuhnya.”
– Ponsel
“Ponsel dalam genggamanku seperti sahabat yang tak pernah lelah menemani setiap sudut kisah dalam skenario hidupku.”

Baca lebih lanjut

Tip Membuat Judul yang Memukau

20121120-001654.jpg

Apaan, nih, judul sama isi ceritanya enggak nyambung.

Pernahkah Teman-teman berkomentar seperti itu saat membaca, baik itu koran, majalah, buku, maupun cerpen yang menurut teman-teman isi dengan judul tidak relevan? Atau pernahkah berkomentar seperti, “Judulnya kurang oke, ah.“?

Aku yakin Teman-teman pernah berkomentar seperti di atas bila menemukan suatu bacaan yang judul dan isinya tak selaras. Membuat judul dapat kubilang susah-susah gampang. Adakalanya dalam waktu singkat aku sudah bisa memperoleh judul yang menarik. Terkadang juga aku membutuhkan waktu yang cukup lama untuk melahirkan sebuah judul yang memukau dan sesuai dengan isi.

Beberapa bulan lalu Kak Primadonna Angela membagikan tip membuat judul saat sesi #NulisYuk di Twitternya. #NulisYuk merupakan hashtag khasnya dalam membagikan pengalaman juga pemikirannya mengenai dunia penulisan, yang rutin dilakukan olehnya setiap Jum’at (sekali waktu Sabtu atau Minggu).

Bila Teman-teman mem-follow-nya, tentunya sudah hafal. 😀 Hari Jum’at adalah hari yang selalu kutunggu. Sebab, banyak hal baru yang aku dapatkan dari Kak Donna mengenai tulis-menulis. Pengetahuanku pun bertambah. Tak usah berlama-lama lagi, berikut adalah tip membuat judul yang memukau yang telah kurangkum menjadi 5 tip:

Baca lebih lanjut

Tip Memunculkan Ide

20121116-125411.jpg

“Duh, pingin nulis tapi ga tau euy mesti nulis apa. Ide ga muncul-muncul lagi, sebal.”

Pernah kah teman-teman mengalami kekeringan ide? Tentunya pernah dong ya. Terlebih bila teman-teman masih penulis pemula sepertiku. Bila aku sedang ingin menulis, kadang kala aku berucap seperti di atas. Sekali waktu pula tetiba hadir beberapa ide. Bisa dikatakan ide itu laksana jelangkung yang datang tak diundang, pulang tak diantar. Sebab ide bisa hadir kapan pun dan lekas lenyap bila tak segera kita tulis.

Terkadang di satu hari kita bisa selalu dapat ide baru untuk dicurahkan dalam tulisan. Terkadang pula kita bisa kehabisan ide. Bila sedang mendapat banyak ide baru, tentunya menyenangkan dan kadang-kadang pusing juga hendak menulis ide yang mana dulu. Agar ide tak lenyap juga lantaran aku pelupa, aku selalu menuliskannya terlebih dulu di notes atau Ms. Word di handphone-ku. Supaya bila lagi kekeringan ide, aku masih punya beberapa ide cadangan sehingga masih bisa menulis. 😀

Pembahasan kali ini masih seputar tip menulis yang dibagikan oleh Kak Primadonna Angela di Twitter saat #NulisYuk. Kalau dipostingan sebelumnya aku share tentang tip membuat karakter dan tip membuat kalimat pembuka, sekarang tip memunculkan ide.

Sebenarnya tip ini sudah lama diberikan olehnya. Dulu hanya aku catat buat diriku sendiri saja agar sewaktu-waktu bisa aku baca dan ingat kembali. Namun, karena aku yakin tip ini bermanfaat juga bagi teman-teman yang memiliki hobi yang sama sepertiku yaitu menulis, maka kuputuskan untuk mem-postingnya di sini. 🙂

Baca lebih lanjut

Tip Membuat Kalimat Pembuka (Awal Cerita)

20121105-175153.jpg

“Duh bingung. Gimana ya buat kalimat pembuka yang bagus yang bisa menarik perhatian pembaca,” ucapku. “Gini benar atau tidak ya?”

Seringkali penulis pemula berpikiran seperti itu ketika mau memulai membuat sebuah cerita. Selalu ada keraguan yang hadir dipikirannya. Terkadang karena saking bingungnya dengan terpaksa menulisnya pun ditunda. Pun dulu aku suka berpikir seperti itu jika hendak menulis sebuah cerita mau pun artikel.

Sejak aku mem-follow Kak Primadonna Angela di Twitter, aku banyak mendapat tambahan ilmu tentang menulis. Kak Donna sering berbagi tip menulis di twitternya @cinnamoncherry. Seminggu sekali setiap hari Jumat di #NulisYuk, Kak Donna selalu mengajak followersnya untuk ga cuma belajar tetapi juga latihan. Karena itulah aku senang mem-follow Twitternya.

Aku sangat bersyukur ada penulis seperti Kak Donna yang selalu rutin berbagi tip menulis di Twitter. Sebagai penulis pemula, tip-tip yang Kak Donna berikan sangat bermanfaat. Sehingga sekarang aku tahu bagaimana membuat kalimat pembuka (awal cerita) yang menarik.

Setiap Kak Donna berbagi tip di #NulisYuk, selalu aku catat agar sewaktu-waktu bisa aku baca dan pelajari kembali. Kali ini aku akan share tip membuat kalimat pembuka (awal cerita) yang menarik dari Kak Donna di Twitter. Tip ini sudah dibagikan Kak Donna sejak lama. Thank you ya Kak Donna buat tipnya. ^_^
Semoga tip dari Kak Donna ini berguna buat Scribblers semua. 🙂

Baca lebih lanjut

Pentingnya Sebuah Karakter

20121027-230417.jpg “Aku suka karakter dia di novel itu soalnya lucu, manis, baik. Pengen deh punya cewek seperti dia.” Hmm… Kira-kira seperti itulah bila kita sedang menonton sebuah film yang salah satu pemainnya memiliki karakter tersebut. Bukan begitu teman-teman? 😀 Kebanyakan para pembaca atau penonton akan berceletuk seperti di atas jika mereka sedang membaca atau menonton sebuah cerita. Terlebih jika ditanya “Kenapa kamu suka dengan cerpen, novel, film, atau sinetron itu?” atau “Judul buku atau film apa yang kamu suka?”, sebagian dari mereka akan menjawab dengan mendeskripsikan salah satu tokoh favoritnya.

Menurutku, hal tersebut dikarenakan mereka sudah jatuh hati dengan karakter tokohnya. Selain itu, di otak mereka sudah tertanam karakter tokoh yang mereka suka tersebut. Sampai-sampai mereka cenderung lebih hafal dengan karakter tokohnya ketimbang judul atau pun ceritanya. 😀

Sebuah cerita entah itu cerita pendek, novel, film, komik, maupun sinetron, di dalamnya pasti ada satu atau dua tokoh yang karakternya disukai oleh para pembaca maupun penonton. Guna mendukung isi dari suatu cerita, karakter yang kuat dan sesuai dengan cerita sangat diperlukan dan sangat penting. Meski membuat karakter kelihatannya mudah, namun nyatanya justru sebaliknya.

Baca lebih lanjut